Lebih dari dua tahun menggunakan Debian, akhirnya saya kembali selingkuh dengan Gentoo. Karena waktu yang cukup padat, installasi yang dimulai seminggu yang lalu belum juga ready to use sampai saat ini, sehingga terpikir untuk menulis artikel ini.
Mencoba mereview salah satu distribusi GNU/Linux (selanjutnya saya sebut ‘distro’) favorit saya, Gentoo. Gentoo merupakan salah satu distro induk, yakni distro yang dibangun dari nol, selain Slackware, Debian, Redhat dan masih banyak lagi yang lain. Dibanding distro induk lainnya, usia Gentoo masih cukup muda, pertama direlease oleh Daniel Robbins pada tahun 2004. Lalu apa yang membuat distro ini menarik? Berikut ulasannya. Read the rest of this entry »



Sepertinya di buang sayang jika tugas praktikum Data Ware House tidak saya masukkan ke blog. Disini saya kebagian tugas untuk membuat module tentang schema Mondrian, tepatnya di bagian Union Roles & Setting a Connection’s Roles.

